siberinvestigasi.com ~ GOWA– Seorang siswi SMP Negeri 1 Sengka di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, sudah hampir setahun tidak masuk sekolah. Bukan karena putus biaya, tapi karena trauma berat akibat perundungan atau bullying dari teman-temannya.
Korban berinisial F, adalah warga, Kecamatan Bontonompo Selatan, Desa, Tanrara, dusun, Pajjokki. Siswa yang saat ini duduk di bangku kelas VIII lebih memilih untuk tidak melanjutkan pendidikan karena trauma hal ini sangat disayangkan ketidak berpihak kepala sekolah terhadap murid yang menjadi korban bullying temannya disokelah.
Orang tua korban, Dg Nojeng yang berprofesi sebagai petani, mengaku jika anaknya kini lebih memilih di rumah bermain sendiri dan menolak untuk kesekolah "Awalnya dia sering pulang menangis, bilang diejek, karena cara berbicaranya yang dianggap berbeda dengan orang pada umumnya. Lama-lama dia takut ke sekolah. Dan hampir setahun ini tidak pernah masuk," ungkap DNojeng saat ditemui di rumahnya di Pajjokki , Minggu (14/9/2026).
Pihak keluarga mengaku sudah melapor ke pihak sekolah dan wali kelas. Namun penanganannya dinilai tidak tuntas. "Katanya sudah ditegur. Tapi setelah itu anak saya malah semakin sering mendapat perlakuan yang kurang baik" tambahnya. Karena kondisi psikis anaknya semakin drop, orang tua akhirnya memutuskan untuk tidak memaksa anaknya ke sekolah.
Hingga berita ini ditulis, pihak SMPN 1 Sengka belum memberikan keterangan resmi. Tim wartawan masih berupaya mengkonfirmasi kepala sekolah. (Arsyad Sijaya)


Social Header