siberinvestigasi.com ~ Takalar — Warga Balangtanaya, Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut), Kabupaten Takalar, dihebohkan oleh insiden kekerasan yang melibatkan dua saudara kandung. Seorang adik diduga menebas kakaknya saat korban sedang memandikan cucunya. Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar yang tidak menyangka kejadian itu terjadi di lingkungan mereka Balangtanaya polngbangkeng timur.
Informasi sementara menyebutkan, insiden terjadi ketika korban sedang menjalankan aktivitas bersama cucunya. Dalam situasi tersebut, pelaku yang merupakan adik kandung korban tiba-tiba melakukan tindakan kekerasan dengan menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan kakaknya mengalami luka. Warga yang mengetahui kejadian kemudian berupaya memberikan pertolongan membawa korban kerumah sakit maryam dan melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian.
Kapolsek Polongbangkeng Utara, Iptu Haris Dg. Nyau, membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penanganan dan pendalaman untuk mengetahui secara pasti kronologi serta motif di balik tindakan yang dilakukan pelaku terhadap kakaknya. Menurut keterangan awal yang diperoleh kepolisian, pelaku diduga mengalami depresi.
Namun, kondisi tersebut masih merupakan dugaan sementara dan perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut. Aparat kepolisian tetap akan mendalami berbagai kemungkinan yang melatarbelakangi peristiwa tersebut agar penanganannya dilakukan berdasarkan fakta dan keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan, pelaku sudah di diserahkan kepolres takalar untuk diproses sesuai hukum dan UU yang berlaku.
Peristiwa ini menjadi perhatian sekaligus keprihatinan bagi warga Balangtanaya. Konflik yang melibatkan keluarga sendiri diharapkan tidak kembali terjadi, sementara masyarakat diminta tetap tenang dan menyerahkan proses penanganan kepada pihak berwenang. Kepolisian juga diharapkan dapat mengungkap secara terang kronologi dan motif kejadian tersebut serta memastikan korban mendapatkan penanganan yang semestinya.
Penulis : Hamsar.B
Editor : Arsyad Sijaya


Social Header