ikan baramundi dan 1.000 kepiting bakau di pesisir Mimika untuk menjaga keseimbangan
ekosistem pesisir sekaligus menjaga keberlanjutan sumber penghidupan masyarakat di
pesisir Selatan Mimika.
”Program restocking merupakan upaya menjaga keberlanjutan populasi ikan baramundi dan
kepiting bakau yang memiliki nilai ekonomi tinggi serta menjadi sumber mata pencaharian
penting bagi nelayan dan masyarakat Kamoro di Mimika,” kata Vice President Environmental
PTFI Gesang Setyadi saat melakukan pelepasan bibit ikan baramudi dan kepiting bakau di
Muara Tipuka, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis, 28 Mei 2026.
Gesang menjelaskan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penelitian dan kerja sama PTFI
dengan Universitas Papua (UNIPA) dalam survei perikanan yang menunjukkan meningkatnya
kebutuhuan ikan dan kepiting. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan
dalam mendukung pelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasional.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mimika Clemens Ohoilulin mengapresiasi inisiatif PTFI
dalam memberikan manfaat langsung bagi masyarakat pesisir.
“Kegiatan restocking ini memberi dampak langsung bagi masyarakat. Ke depan, kami akan
terus memperkuat kolaborasi dengan PTFI, termasuk rencana pengembangan program
restocking untuk komoditas lain seperti ikan nila dan ikan mas,” kata Clemens.
Gesang menambahkan selain menjaga keseimbangan populasi ikan dan kepiting, program
ini adalah bagian dari pemenuhan kewajiban PTFI terhadap persetujuan teknis yang
diterbitkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) pada tahun 2023. PTFI wajib
melakukan upaya peningkatan jasa ekosistem mangrove di wilayah pesisir.
PTFI melibatkan sekitar 27 kontraktor lokal dari lima kampung pesisir, yaitu Nayaro,
Koprapoka, Nawaripi, Ayuka, dan Tipuka untuk membangun struktur muara untuk
mengendapkan sedimen yang selanjutnya ditanami mangrove. Hingga saat ini, PTFI telah
melakukan penanaman mangrove di Muara Ajkwa seluas lebih dari 2.100 hektare.
“Sebelumnya pada 2025 lalu, PTFI juga telah melakukan pelepasan 10 ribu anakan ikan
baramundi dan 500 indukan kepiting bakau di Muara Ajkwa. Program tersebut direncanakan
berlangsung secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen perusahaan menjaga
keberlangsungan ekosistem pesisir Papua Tengah,” kata Gesang. (®}



Social Header