Breaking News

Bantuan Bibit Padi dari Pusat Tiba Tepat Waktu, Petani Apresiasi Kinerja Dinas Pertanian



siberinvestigasi.com ~ Takalar ~ Bantuan bibit padi ke kelompok dari pemerintah pusat akhirnya tiba tepat waktu pada musim tanam kedua tahun ini. Kondisi ini disambut gembira oleh 210 kelompok tani, di enam kecamatan, mengingat pada tahun-tahun sebelumnya bantuan sering datang terlambat, bahkan saat petani sudah memasuki tahap pemupukan sehingga bibit tidak lagi dibutuhkan. Ketepatan waktu distribusi kali ini dinilai sangat membantu meningkatkan produktivitas dan semangat petani di lapangan.


Kepala Dinas Pertanian, Parawansyah, menyampaikan bahwa total bantuan yang diterima mencapai 79,4 ton bibit padi untuk tahap pertama. Bantuan ini akan didistribusikan ke enam kecamatan, yakni Pattallassang, Mapsu, Sanrobone, Polut, Marbo, dan Potim. Ia juga menegaskan kepada para petani agar tidak melakukan sistem tanam tabur, melainkan tetap menggunakan metode tanam yang dianjurkan demi hasil yang lebih optimal.


Pembagian bibit padi dilakukan secara simbolis di halaman kantor Dinas Pertanian, yang dihadiri oleh para petani dari berbagai kecamatan. Kepala Bidang Tanaman Pangan, Irham, secara simbolis menyerahkan dan melepas bantuan tersebut kepada perwakilan petani, yang kemudian akan didistribusikan lebih lanjut melalui kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di masing-masing wilayah sebagai bentuk pendampingan teknis.


Irham menjelaskan bahwa bantuan tahap pertama ini merupakan bagian dari program berkelanjutan, di mana tahap kedua direncanakan akan disalurkan pada minggu kedua bulan April dengan jumlah sekitar 83 ton bibit padi. Program ini diharapkan tepat waktu dan dapat terus mendukung kebutuhan petani, khususnya dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan di daerah.


Para petani yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kinerja Dinas Pertanian, khususnya Bidang Ketahanan Pangan yang dinilai mampu menghadirkan bantuan tepat waktu pada masa tabur dan masa tanam. Mereka berharap ke depan penyaluran bantuan seperti ini dapat terus dipertahankan, sehingga petani tidak lagi mengalami kendala akibat keterlambatan distribusi sarana produksi pertanian.


Editor : Arsyad Sijaya

© Copyright 2022 - SIBER INVESTIGASI