siberinvestigasi.com - Takalar, – Bupati diminta Copot Dirut PDAM kekecewaan dan Keresahan Warga Biringbalang, Kelurahan Bajeng, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, atas kualitas air yang mengalir ke permukiman menjadi sumber hidup warga, Kali ini, air disebut berwarna putih dan sedikit berbusa. Keluhan tersebut muncul setelah sebelumnya warga mempersoalkan air yang keruh dan berwarna kecokelatan. Kondisinya bahkan disebut menyerupai warna kopi.
Kini, warga kembali resah menemukan kondisi air yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Menurut warga, air yang mengalir tidak layak konsumsi putih dan sedikit berbusa, menyerupai air bekas rendaman cucian pakaian.
“Airnya sekarang putih dan ada sedikit busanya. Kelihatannya seperti air bekas rendaman cucian,” ujar seorang warga Biringbalang. Minta namanya tidak di publikasikan.
Warga mengatakan kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran karena air digunakan untuk berbagai kebutuhan rumah tangga. Mereka mempertanyakan kualitas air yang diterima masyarakat sekaligus proses pengolahan sebelum air didistribusikan ke permukiman.
“Kami ingin tahu sebenarnya bagaimana proses pengolahan airnya. Kalau keluhan seperti ini terus terjadi, tentu warga mempertanyakan kualitas air yang sampai ke rumah,” kata warga tersebut.
Selain kualitas air, warga juga mempertanyakan sejauh mana upaya dan anggaran yang tersedia di PDAM Kabupaten Takalar dimaksimalkan untuk proses pengolahan serta pembersihan air.
Menurut warga, persoalan tersebut perlu dijelaskan secara terbuka agar masyarakat mengetahui penyebab perubahan kondisi air yang terjadi berulang.
Warga meminta PDAM Kabupaten Takalar segera turun ke lokasi dan mengambil sampel air untuk dilakukan pemeriksaan secara resmi. Pengujian laboratorium dinilai penting untuk mengetahui kandungan air sekaligus memastikan apakah air yang didistribusikan memenuhi standar kualitas dan aman digunakan masyarakat.
“Kami berharap ada pemeriksaan resmi. Jangan hanya melihat dari warna atau busanya, tetapi harus diuji supaya jelas apakah air ini memang aman digunakan atau tidak,” ujar warga.
Warga berharap persoalan kualitas air di Biringbalang tidak berhenti sebagai keluhan yang berulang. Mereka meminta pihak pengelola memberikan penjelasan mengenai penyebab persoalan sekaligus langkah penanganan yang akan dilakukan.
Sementara dari pihak pdam tirta panrannuangku ketika ingin ditemui oleh awak media mereka bersembunyi dimana ketika awak media mempertanyakan kepada security keberadaan dirut dan humas karna melihat kendaraan mobil dari dirut pdam tirta panrannuangku yang terparkir di halaman kantornya mempertanyakan keberadaan dirut beserta humasnya kepada security
" dirut pdam dan humasnya lagi keluar" ketika awak media mau meninggalkan kantor pdam tirta panrannuangku seketika itu terlihat sosok kepala humas pdam keluar dari bawah tandom air penampungan berjalan keluar.
Hingga berita ini diterbitkan, Direktur Utama PDAM Takalar, Arianto Daeng Gading, belum berhasil dikonfirmasi mengenai keluhan warga tersebut.
Penulis : Hamsar
Editor : Arsyad Sijaya



Social Header